Wednesday, April 29, 2015

capruk5

Persangkaan buruk seorang manusia terhadap sesuatu terkadang hadir karena perbuatan nya sendiri, seperti yang tertera dalam kitab ta'lim mutaalim "idza saat fi'lul amri saat dzunuunuhu" apa bila jelek suatu perbuatan seseorang maka jelek juga prasangka nya. Dan di saat itu dia akan mencari dan membuat-buat pembenaran terhadap perbuatan nya itu. Ketika seseorang sudah tak sanggup lagi dalam melakukan suatu pekerjaan, dan dia menghindari pekerjaan itu tanpa komunikasi, maka kegelisahan akan hadir dalam hati nya, jika dia nekad untuk bertahan pada sikap nya itu maka dia akan meneruskan kegelisahan itu menjadi sebuah keberanian, sampai dia berusaha untuk tidak peduli dengan cercaan dan anggapan manusia yang berkaitan dengan sikap nya itu. Sehingga serangkaian sikap dan perbuatan nya itu menjadi sebuah masalah dan konflik sosial, hanya di karenakan tidak ada nya komunikasi yang baik. Tidak adanya komunikasi terkadang membuat orang berada dalam kepalsuan, melakukan suatu kegiatan tanpa di dukung dengan nurani nya. Banyak sekali orang yang mempunyai kebiasaan seperti itu, mau berkomunikasi dia takut dan akhirnya dia kabur dari permasalahan itu. Rata-rata terjadi pada orang-orang yang belum punya tanggung jawab, dan masih mementingkan kenyamanan jiwa nya, yang dia menggantungkan kenyamanan jiwa nya pada suatu kegiatan sosial. Bagi yang sudah terpatri jiwa nya dalam ikatan dzikir, maka dzikir akan menuntun jiwa nya dalam menghadapi segala kegiatan sosial, dan akan menuntun jiwa nya pada perjalanan yang hakiki dalam kehidupan.

No comments: